Hubungi Kami 021-22715222

Cara Mengurangi Mual Muntah pada Kehamilan

cara-mengurangi-mual-muntah-pada-kehamilan

Trimester pertama kehamilan merupakan masa kritis saat janin berada dalam tahap awal pembentukan organ-organ tubuh. Jika janin mengalami kekurangan gizi tertentu pembentukan organ yang sempurna bisa mengalami kegagalan. Selain itu janin berisiko lahir dengan berat badan lahir rendah. Berbagai upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi mual muntah pada masa kehamilan bisa dilakukan secara farmakologis maupun non farmakologis. Terapi secara farmakologis antara lain dengan pemberian Vitamin B6, B Kompleks, dan B12. Berbagai upaya non farmakologis sudah dikembangkan dan sudah dilakukan penelitian-penelitian terkait. Terapi komplemeter atau pengobatan secara tradisional sekarang sudah dibuatkan peraturannya agar memiliki aspek legal.
Mual dan muntah terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% terjadi pada multigravida. Emesis gravidarum akan bertambah berat menjadi hiperemesis gravidarum menyebabkan ibu muntah terus menerus tiap kali minum maupun makan, akibatnya tubuh ibu sangat lemah, muka pucat, dan frekuensi buang air kecil menurun drastic sehingga cairan tubuh semakin berkurang hingga menyebabkan dehidrasi dan penurunan berat badan. Kejadian mual muntah pada masa kehamilan yang terjadi di Indonesia bahwa perbandingan insidensi mual dan muntah yang mengarah pada patologis atau yang disebut hiperemisis gravidarum 4 : 1000 kehamilan. Diduga 50% samapi 80% ibu hamil mengalami mual dan muntah, dan kira-kira 5% dari ibu hamil membutuhkan penanganan untuk penggantian cairan dan koreksi ketidakseimbangan elektolit.
1.    Aromaterapi Pappermint
Pappermint sebagai perasa dingin , memiliki kandungan menthol dengan rasa dingin mampu memberikan rasa dingin sejuk sejak pada permukaan kulit yang dioleskan maupun diuapkan dalam bentuk aromaterapi. Aroma terapi pappermint banyak digunakan untuk mengatasi morning sickness atau mual muntah dalam kehamilan. Dengan menghirup 2-3 tetes aromaterapi pappermint saat rasa mual muncul, dapat memebrikan pertolongan pertama. Kandungan anti mual yang ada pada aromaterapi pappermint dapat memebrikan sensasi rileks, tenang, dan menyegarkan sehingga mampu menurunkan rangsangan otonom dengan berkurangnya produksi saliva serta tidak berlanjut menjadi muntah. Daun mint mengandung minyak asiri yaitu menthol yang berpotensi memperlancar sistem pencernaan dan meringankan kejang perut atau kram karena memiliki efek anaethesi ringan serta mengandung efek karminatif dan anti spamodik yang bekerja di usus halus pada saluran gastrointestinal sehingga mampu mengurangi atau mengatasi mual muntah. Dengan menggunakan aromaterapi pappermint secara teratur sesuai dosis yang ditentukan akan berinteraksi dengan senayawa yang ada pada pappermint dengan sistem pencernaan ibu hamil. Kandungan anti mual yanga da pada peppermint terdiri dari menthol 50%, menton 10-30%, mentil asetat 10%, dan derivate menoterpen lain seperti pulegon, piperiton, dan Mentafuran. Menurut Dr. HM Bayu Wahyudi, SPOG, sekitar 50-70% wanita hamil akan mengalami rasa mual dan terkadang disertai pegal, pusing hingga meriang. Hal inimerupakan gejala normal yang muncul pada ibu hamil trimester pertama.
2.    Aromaterapi Lemon
Faktor yang memengaruhi mual muntah seperti hormonal, psikososial, masalah pekerjaan dan status gravid sering memepngaruhi mual muntah yang memicu keadaaan ibu akan semakin parah bila tidak teratasi, diketahui bahwa sebagian besar responden mengalami penurunan mual muntah sesudah diberikan aromaterapi lemon (Citrus lemon). Hal ini disebabkan oleh karena adanya aromaterapi lemon dan rasa nyaman serta merasa rileks yang ibu dapatkan. Pemebrian aromaterapi lemon membantu ibu merasa lebih segar, rileks, dan nyaman selama kehamilan. Mual muntah dalam kehamilan dipengaruhi oleh perubahan hormone dalam system endokrin yang terjadi selama kehamilan, terutama disebabkan oleh tingginya fluktuasi kadar HCG (Human Chorionic Gondotrophin), ketika diberikan aromaterapi lemon (citrus lemon) selama 5-10 menit selama 6 hari dapat menurangi mual muntah ibu, karena dengan dilakukannya pemberian aromaterapi lemon dapat membantu individu mampu mengontrol diri ketika rasa ingin mual muntah. Komponen dari aromaterapi lemon (Citrus Lemon) antara lain : Vitamin C, antioksidan, potassium, folat, kalsium, thiamin, niacin, vitamin B, Fosfor, Bioflavonoid, limonene, linalool dan asam pantotenat.
3.    Akupresur Pada Titik P6
Akupresure (titik pericardium 6) yaitu sebuah tindakan untuk mengurangi atau menurunkan rasa mual dan muntah pada kehamilan yang dilakukan dengan cara penekanan pada titik tubuh tertentu (titik pericardium 6 atau tiga jari dibawah pergelangan tangan). Akupresure adalah cara pijat berdasarkan ilmu akupuntur tanpa jarum. Terapi akupresure menjadi salah satu terapi nonfarmakologis berupa terapi pijat pada titik meridian tertentu yang berhubungan dengan organ tubuh. Terapi ini tidak memasukkan obat-obatan tertentu melainkan mengaktifkan sel-sel yang ada dalam tubuh. Terapi akupresure untuk muengatasi mual muntah dilakukan dengan menekan secara manual pada pericardium 6. Sesi akupresure dan akupuntur sebaiknya dilakukan 2-3 kali dalam seminggu karena akan menstimulasi system regulasi serta mengaktifkan mekanisme endokrin dan neurologi, yang merupakan mekanisme fisiologi dalam mempertahankan keseimbangan
Dari hasil literature review terhadap tiga artikel, dapat dijelakan bahwa intervensi dengan pemberian aromaterapi peppermint, aroma terapi citrus lemon dan akupresure pada titik pericardium 6 dapat dikategorikan sebagai intervensi yang aman dan cukup efektif dalam mengurangi mual muntah pada masa kehamilan. Hasil-hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan referensi dalam memberikan terapi nonfarmakologis pada ibu yang mengalami mual muntah pada masa kehamilan.

Sumber : Somoyani Ni Ketut. Literature Review: Terapi Komplementer Untuk Mengurangi Mual Muntah Pada Masa Kehamilan. Jurnal Ilmiah Kebidanan: The Journal Of Midwifery; Vol. 8 No. 1 Tahun 2018

Sumber foto: halodoc.com

Artikel Terkait

dokter-obgynmu-benar-benar-pro-normal-atau-cuma-formalitas-cek-5-tanda-ini

Dokter Obgynmu Benar-benar Pro Normal atau Cuma Formalitas? Cek 5 Tanda Ini!

kunci-sukses-melahirkan-normal-persiapan-fisik-dan-mental

Kunci Sukses Melahirkan Normal: Persiapan Fisik dan Mental

perlengkapan-melahirkan-yang-harus-dibawa-checklist-isi-tas-persalinan-lengkap

Perlengkapan Melahirkan yang Harus Dibawa: Checklist Isi Tas Persalinan Lengkap

klinik-bersalin-pro-normal-terbaik-di-jakarta-nyaman-aman-dan-ramah-ibu-bersama-tembuni

Klinik Bersalin Pro Normal Terbaik di Jakarta: Nyaman, Aman, dan Ramah Ibu bersama Tembuni

Artikel Terbaru

Masa Nifas Berapa Lama? Warna Darah Normal dan Tanda Bahaya

Berenang Saat Hamil: Manfaat, Batas Aman, dan Tipsnya

Diabetes Gestasional: Gejala, Tes, dan Peluang Lahir Normal

Biaya USG 4D di Jakarta Selatan dan Kapan Waktu Terbaiknya