Seorang anak usia 6 bulan datang ke klinik dengan keluhan batuk terus menerus. Ketika batuk wajah anak tampak membiru dan terdengar suara melengking saat menarik nafas (whooping). Penyakit batuk ini sering disebut juga sebagai batuk rejan (whooping cough) atau batuk 100 hari, yang disebabkan oleh bakteri Bordetella pertussis dan menyebar melalui udara. Batuk rejan menyebabkan anak batuk terus menerus sehingga menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Hal ini dapat mengakibatkan komplikasi berupa sesak berat hingga kematian.
Selengkapnya
Tersedak adalah gangguan berupa sumbatan jalan nafas dan berpotensi menimbulkan kematian jika tidak segera dilakukan pertolongan awal. Pada bayi dana anak, kejadian ini bisa terjadi saat makan atau bermain karena mereka kadang suka memasukan benda asing ke mulut. Tersedak harus diwaspadai juga ketika bayi dan balita sedang dilatih makan sendiri.
Selengkapnya
Sehubungan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030, menyusui merupakan salah satu langkah pertama bagi seorang manusia untuk mendapatkan kehidupan yang sehat dan sejahtera. Sayangnya, tidak semua orang mengetahui hal ini. Di beberapa negara maju dan berkembang termasuk Indonesia, banyak ibu karir yang tidak menyusui secara eksklusif. Di Indonesia hampir 9 dari 10 ibu pernah memberikan ASI, namun penelitian IDAI (Yohmi dkk, 2015) menemukan hanya 49,8 % yang memberikan ASI secara eksklusif selama 6 bulan sesuai rekomendasi WHO.
Selengkapnya
Dalam praktik sehari-hari, ibu menyusui kadang perlu konsumsi obat. Pertanyaan yang muncul apakah obat ini akan mempengaruhi (berbahaya bagi) bayi atau mengurangi produksi ASI ? Umumnya hanya sekitar 1% dari dosis obat ibu yang akan sampai ke bayi melalui ASI. Hanya terdapat sejumlah kecil obat yang benar-benar dilarang dikonsumsi selama menyusui. Obat -obat ini mungkin mempunyai pengaruh buruk pada bayi atau mempengaruhi produksi ASI. Bagi ibu menyusui, sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum minum obat.
Selengkapnya
Anak tumbuh sehat, cerdas dan bahagia adalah cita-cita, doa dan harapan setiap orang tua. Berbagai upaya, metode dan strategi ditempuh untuk memaksimalkan proses tumbuh kembang anak. Namun pada saat yang sama, terdapat juga berbagai tantangan, kerumitan yang sulit terantisipansi, bahkan di abad modern ini agaknya mengasuh anak dengan arif dan baik justru terlihat semakin sulit.
Selengkapnya
Kecepatan seorang anak dalam belajar bicara berbeda satu sama lain. Pada usia dua tahun, anak diharapkan telah mampu mengucapkan kalimat yang terdiri atas dua kata. Namun, terdapat tanda – tanda perkembangan pada usia tertentu yang perlu dicapai sebelum ia mampu berbicara lancar. Ketika hal ini tidak terjadi, misalnya apabila pada ulang tahun pertama masih belum mengoceh babbling, ada baiknya berkonsultasi ke dokter anak agar dapat dilakukan penilaian.
Selengkapnya
Membacakan cerita untuk bayi memiliki banyak manfaat, bahkan jika dimulai ketika masih dalam kandungan. Indera pendengaran mulai terbentuk saat janin berusia 24-25 minggu dan bayi mulai dapat mengenali suara ibunya sejak dalam kandungan. Suara ibu memiliki efek menenangkan serta dapat menjadi stimulasi pendengaran sebagai dasar perkembangan bicara dan bahasa. Stimulasi tidak hanya dapat dilakukan oleh ibu, tetapi juga ayah, pengasuh, dan orang lain di sekitar bayi.
Selengkapnya
Tumbuh kembang sebenarnya merupakan proses yang berbeda namun keduanya tidak berdiri sendiri, tetapi saling berkaitan satu sama lain. Pertumbuhan adalah bertambahnya ukuran dan jumlah sel serta jaringan interselular, bersifat kuantitatif sehingga dapat diukur dengan menggunakan satuan panjang, satuan berat, dan ukuran kepala. Sedangkan yang dimaksud dengan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks, bersifat kualitatif, pengukuran dalam dilakukan menggunakan skrining perkembangan.
Selengkapnya